Nama saya M.Bukhori Muslim
Saya ingin menceritakan kehidupan saya saat saya masih kecil dan masa depan saya juga bersama 3 sahabat saya.
Saya mempunyai 3 sahabat salah satunya Gustiawan,Nugroho, dan saya sendiri yang bernama M.Bukhori Muslim.
Saya ingin menceritakan tentang kisah pribadi saya waktu saya kecil hingga mencapai cita-cita dan impian saya.
Pada saat saya kecil saya sering bermain dari pagi sampai larut malam, bersama teman-teman saya sampai tidak kenal waktu itulah saya, waktu kecil saya suka bermain sepak bola ,kelereng ,dan permainan-permainan tradisional lainnya. Bersama teman-teman saya ....
Huhhh benar-benar itu kenangan yang tidak bisa saya lupakan selama hidup saya saat bersama teman-teman saya.
Tetapi setelah zaman modern sudah melanda daerah kami, sekarang daerah saya semakin sepi jarang sekali ada yang bermain, sekarang teman-teman saya pada memikirkan kehidupannya sendiri apalagi yang namanya pacaran sudah kebiasaan anak zaman sekarang malahan sudah menjadi hobi mereka,,,,,
Huhhh padahal kan pacaran ntu bikin ngerusak iman kita seharusnya kepada allah malah wanita yang dicintainya....
Mendingan kalau kita sudah membahagiakan orang tua baru dahh boleh pacaran ini mahh duit masih minta sama orang tua malah pacaran belum pantes gitu tuhh kerjaannya anak zaman sekarang,,,
Kalau saya pribadi mah mau sihh pacaran tapi kalau saya sudah membahagiakan orang tua saya dan mengejar impian saya yang ingin sekali bisa terwujud saya harus meraih semuanya dengan selalu berdoa kepada allah niscaya semua harapan saya pasti akan terwujud dengan keyakinan yang penuh semangat itulah prinsip hidup saya, tidak ada kata menyerah dalam hidup saya hidup masih panjang butuh pengorbanan untuk mencapai kesuksesan.
Itulah waktu saya masih kecil yang selalu bermain tak kenal dengan waktu bersama teman-teman saya. Tetapi sekarang saya mempunyai 3 sahabat yang berarti bagi hidup saya. Sungguh indah kalau kita mempunyai sahabat.
Dan sekarang ini saya sudah mempunyai prinsip bersama 3 sahabat saya yaitu mencari ridha allah salah satunya sahabat saya bernama Gustiawan,Nugroho,dan saya sendir yang bernama M.bukhori Muslimkami adalah PARA PENCARI TUHAN . Yang selalu ingin menolong sesama manusia yang sedang kesusahan dan kami juga ingin sekali beramal.
Dan kami sudah mempunyai prinsip setelah sukses nanti diantara kita bertiga jangan lupa sama yang bawahan yaitu orang-orang miskin,kaum Dhuaffa dan anak Yatim Piatu itulah yang harus kalian sedekahkan sebagian harta kalian untuk mereka.
Inilah tentang pribadi kehidupa saya bersama teman-teman saya dan 3 sahabat saya yang mempunyai bekal hidup di Dunia dan Akhirat.
Sekian dari saya yang saya sampaikan tentang kehidupa pribadi saya mohon maaf atas kesalahan kata dari biografi ini.
Kurang lebihnya mohon maaf.
Assalammu’alaikum wr.wb......
m-bukhori.blogspot.com
READMORE....
About Me
Blog Archive
-
▼
2012
(12)
-
►
Januari
(11)
- Lagu Populer Koleksi Baru Lain-Lain Info Ge...
- Peterpan - Mungkin Nanti Peterpan - Semua Tenta...
- Khanzab, setan spesialis shalat Fiqih Quran & H...
- Jejak-Jejak Iblis Fiqih Quran & Hadist Oleh : R...
- Al-Walahan : Setan Spesialis Wudhu Fiqih Qura...
- Hikmah Diciptakannya Setan Fiqih Quran & Hadist...
- Fiqih Quran & Hadist Swaramuslim.net Okt 2004 -...
- Alhamdulillah iLmo...
- Bacaan Muratal ahmad saud Berikut ini adalah beb...
- 11 ad Ahmad Saud Al-Ikhlas mp3download from serv...
- 01 ad Ahmad Saud Al- Adiyat mp3download from 174...
-
►
Januari
(11)
Daftar Blog Saya
SELAMAT DATANG DI BLOG KU...??
Abiut Me My Fb
Diberdayakan oleh Blogger.
You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "
Pengikut
Mengenai Saya
Archives
-
▼
2012
(12)
-
►
Januari
(11)
- Lagu Populer Koleksi Baru Lain-Lain Info Ge...
- Peterpan - Mungkin Nanti Peterpan - Semua Tenta...
- Khanzab, setan spesialis shalat Fiqih Quran & H...
- Jejak-Jejak Iblis Fiqih Quran & Hadist Oleh : R...
- Al-Walahan : Setan Spesialis Wudhu Fiqih Qura...
- Hikmah Diciptakannya Setan Fiqih Quran & Hadist...
- Fiqih Quran & Hadist Swaramuslim.net Okt 2004 -...
- Alhamdulillah iLmo...
- Bacaan Muratal ahmad saud Berikut ini adalah beb...
- 11 ad Ahmad Saud Al-Ikhlas mp3download from serv...
- 01 ad Ahmad Saud Al- Adiyat mp3download from 174...
-
►
Januari
(11)
Sabtu, 25 Februari 2012
Selasa, 17 Januari 2012
- Geisha – Pergi Saja
- Sammy Simorangkir – Kesedihanku
- Syahrini – Sesuatu
- Letto – Menyambut Janji
- Nicky Tirta & Vanessa Angel – Indah Cintaku
- Judika – Aku Yang Tersakiti
- D’Bagindas – Maafkan Aku
- Raisa – Apalah (Arti Menunggu)
- Armada – Mabuk Cinta`
- Pay ft. Vanya & Irang – Pas Kena Hatiku
- Viera – Kesepian
- Budi – Doremi
- Ari Lasso ft. Ariel Tatum – Karena Aku T’lah Denganmu
- Sammy Simorangkir – Sedang Apa Dan Dimana
- Agnes Monica – Rindu
- Smash – Ahh
- Letto – Cinta Bersabarlah
- Ussy ft. Andika – Kupilih Hatimu
- CherryBelle – Beautiful
- Ayu Ting Ting – Sik Asik
- Anji – Berhenti Di Kamu
- Ungu – Dia Atau Diriku
- Ayu Ting Ting – Ting Ting
- Wali – Sejuta (Setia, Jujur dan Taqwa)
- 7 Ikans – Andeca Andeci
- Budi – 123456
- Seventeen – Hal Terindah
- Kotak – Tendangan Dari Langit (OST Tendangan Dari Langit)
- Citra – Everybody Knew
gudanglagu.com Free Download Lagu Peterpan Mimpi Yang Sempurna MP3 Lirik 4shared Gratis Chord Video Album
READMORE....
Jumat, 13 Januari 2012
Khanzab, setan spesialis shalat
Fiqih Quran & Hadist Oleh : Redaksi 19 Aug, 04 - 2:50 pm
Shalat adalah ibadah paling
menentukan posisi seorang hamba di akhirat kelak. Jika shalatnya baik, maka
baiklah nilai amal yang lain, begitu pula sebaliknya. Wajar jika iblis
menugaskan tentara khususnya untuk menggarap proyek ini. Ada setan spesialis
yang mengganggu orang shalat, menempuh segala cara agar shalat seorang hamba
kosong dari nilai atau minimal rendah kualitasnya. Setan itu bernama
‘Khanzab’.Utsman pernah bertanya kepada Rasulullah: “Wahai Rasulullah, setan telah mengganggu shalat dan bacaanku.” Beliau bersabda:
“Itulah setan yang disebut dengan ‘Khanzab’, jika engkau merasakan kehadirannya maka bacalah ta’awudz kepada Allah dan meludah kecillah ke arah kiri tiga kali.” (HR Ahmad)
Utsman melanjutkan: “Akupun melaksanakan wejangan Nabi tersebut dan Allah mengusir gangguan tersebut dariku.”
Melafazhkan Niat
Sebagaimana halnya dengan wudhu, serangan pertama yang dilakukan setan kepada orang yang shalat adalah menyibukkan ia untuk melafazhkan niat. Terkadang diiringi dengan gerakan aneh, dia membaca niat lalu mengangkat tangannya, lalu gagal dan idturunkan kembali tangannya. Dia ulangi lagi seperti itu berkali-kali hingga terkadang imam sudah rukuk atau sujud, sementara ia masih dipermainkan setan dalam niat dan takbirnya.
Niat dan usaha menghadirkan hati memang dituntut ketika hendak shalat, namun tak ada tuntunan sedikitpun bagi orang yang hendak shalat untuk melafazhkan niatnya.
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah di dalam Zaadul Ma’ad berkata:
Nabi memulai shalatnya dengan bacaan ‘Allahu Akbar’, dari Nabi beliau tidak membaca apapun sebelumnya dan tidak melafazhkan niatnya sama sekali. Beliau tidak mengatakan: ushalli.., ‘aku niat shalat anu karena Allah menghadap kiblat empat rekaat sebagai imam (sebagai makmum)..” Tidak pula beliau mengatakan ‘ada’an’ atau ‘qadha’an’, atau ‘fardhan’ dan sebagainya. Semua itu adalah bid’ah yang tidak disebutkan sedikitpun dalam hadits yang shahih, atau dha’if, tidak pula terdapat dalam musnad atau mursal, walau hanya satu kalimat saja. Bahkan tak satupun sahabat mengerjakannya, tidak ada tabi’in yang menganggapnya baik, begitupun dengan empat imam madzhab.
Orang-orang belakangan yang membacanya keliru memahami perkataan Imam Syafi’i yang berbunyi 'shalat itu tidak sebagaimana shaum, tidak ada orang yang memulai shalat kecuali dengan dzikir’. Mereka menyangka bahwa maksud beliau adalah melafazhkan niat, padahal yang dimaksud tidak lain hanyalah takbiratul ihram.”
Ingat Ini..Ingat Itu !
Serangan kedua, setan akan mendatangi orang yang tengah mengerjakan shalat untuk mengingatkan urusan di luar shalat. Maka berapa banyak orang yang jasadnya mengerjakan shalat namun hatinya sibuk menghitung laba rugi perniagaan, mengingat barang yang telah hilang, atau bahkan urusan ‘kebaikan’ yang tidak ada hubungannya dengan shalat. Tidak heran jika usai shalat seseorang menjadi ingat letak barang yang mana ia telah lupa sebelumnya. Setan rela ‘membantu’ orang itu untuk mengingatkan dan menemukan barangnya kembali, asalkan shalat yang dikerjakan menjadi rusak dan tidak bermutu. Pernah di zaman salaf seseorang kehilangan barang, seseorang menyarankan agar ia mengerjakan shalat dan diapun segera melaksanakan shalat. Ajaib, usai shalat tiba-tiba dia beranjak dari tempatnya dan mengambil barang yang telah dia ingat letaknya ketika shalat. Diapun ditanya: “Apa yang Anda dapatkan ketika shalat?” Dia menjawab: “Aku mendapatkan bahwa setan mencuri perhatian saya dari shalat.”
Ada yang terlalu asyik dengan khayalan dan pikirannya tentang urusan di luar shalat, hingga dia lupa sudah berapa rekaat yang telah dia kerjakan. Tentang godaan setan ini, Nabi SAW. bersabda:
“Jika adzan untuk shalat dikumandangkan, setan akan lari terbirit-birit sambil mengeluarkan bunyi kentutnya sehingga tidak mendengar adzan. Jika adzan telah usai diapun akan kembali menggoda. Ketika iqamah dikumandangkan setanpun akan lari hingga usai iqamah setan akan mendatangi orang yang shalat lalu membisikkan ke hati seseorang sembari berkata: ‘Ingat ini..ingat itu..’ setan mengingatkan apa-apa yang telah dia lupakan hingga seseorang tidak mengetahui berapa rekaat yang telah ia kerjakan.” (HR al-Bukhari)
Ragu antara Kentut dan Tidak
Ada kalanya muncul dalam benak seseorang keraguan, apakah dia kentut ataukah tidak. Ini adalah keraguan yang dihembuskan oleh setan untuk mengacaukan shalat seseorang. Dia tidak lagi konsentrasi dengan shalatnya karena ragu, atau dia akan membatalkan shalatnya, lalu dia berwudhu dan memulai shalatnya lagi, lalu akan digoda lagi dengan cara yang sama. Sehingga untuk satu shalat dia bisa mengulangi tiga sampai empat kali berwudhu. Bisa dibayangkan, seandainya ada lima orang saja dalam satu masjid yang terkena godaan ini, niscaya cukup membuat kacau jama’ah yang lain.
Untuk menangkal godaan tersebut Nabi memberikan solusi dan informasi:
“Jika salah seorang di antara kalian mendapatkan yang demikian itu maka janganlah membatalkan shalatnya hingga dia mendengar suaranya dan mencium baunya tanpa ragu. (HR Ahmad)
Di antara ulama ada yang menyebutkan bahwa hadits ini merupakan salah satu pengecualian dari hadits da’ ma yariibuka ilaa ma laa yariibuka, tinggalkan apa yang meragukan dan ambil sesuatu yang tidak meragukan. Dalam kasus ini kita dilarang membatalkan shalat kendati berada dalam keraguan antara kentut dan tidak, kecuali jika mencium bau kentut atau mendengar suaranya.
Mencuri Perhatian
Kita juga sering melihat atau bahkan mengalami sendiri menengok ketika shalat terkadang tanpa terasa karena terbiasa. Ini juga tak lepas dari serangan setan yang ingin merusak shalat kita. Nabi ditanya tentang orang yang menoleh ke kanan dan ke kiri, beliau menjawab:
“Itu adalah setan yang mencuri perhatian seorang hamba dari shalatnya.” (HR Al-Bukhari dan Abu Dawud)
Untuk menangkal serangan ini, hendaknya orang yang shalat berusaha menghadirkan hatinya, bahwa dia tengah berhadapan dengan Allah Yang Maha Berkuasa atas segalanya. Jika Anda malu atau takut menoleh ke kanan dan ke kiri ketika berbicara kepada pejabat, lantas bagaimana halnya jika Anda sedang berkomunikasi dengan sang pencipta dan Penguasa para pejabat itu? (Ar risalah)
Jejak-Jejak Iblis
Fiqih Quran & Hadist Oleh : Redaksi 09 Aug, 04 - 7:34 am"Maka setan membisikkan (pikiran jahat) kepada keduanya untuk menampakkan aurat keduanya yang tertutup kepada keduanya, dan setan berkata: 'Tuhanmu tidak melarangmu dari mendekati pohon itu melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal (dalam surga)'. Dia bersumpah kepada keduanya, 'Sesungguhnya saya termasuk orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua.' Dia membujuk keduanya dengan tipu daya...." (Al-A'raf: 20 -- 22).
Adam dan Hawa tinggal di surga. Iblis iri dibuatnya. Ia menyimpan dendam kesumat terhadap keduanya. Iblis pun berjanji akan mendongkel mereka dari surga. Tidak hanya itu, Iblis juga berjanji menggelincirkan anak cucu Adam sampai kiamat. Demi ambisinya, Iblis bahkan meminta dispensasi kepada Allah untuk bisa hidup sampai akhir zaman. Ia pun mencari celah untuk menggoda Adam dan Hawa. Celah itu akhirnya ia temukan. Iblis membujuk keduanya agar mendekati pohon larangan. Pohon yang Allah melarang keduanya untuk mendekati dan memakan buahnya. Keduanya tertipu, mereka mendekati dan memakan buahnya. Iblis tertawa terbahak. Akhirnya, mereka semua dikeluarkan dari surga.
Maka, setan membisikkan
(pikiran jahat) kepada keduanya untuk menampakkan aurat keduanya yang tertutup
kepada keduanya.... Setan tahu jika keduanya mendekati pohon larangan, aurat
mereka akan tampak, karena mendekatinya adalah larangan dan melanggar larangan
adalah maksiyat kepada Allah. Fawaswasa lahuma… (Iblis kemudian membisiki
keduanya). Waswasah adalah bisikan hati dan suara yang pelan. Artinya, iblis
melakukannya secara halus, melalui bisikan hati, dan kadang tidak terdeteksi.
Setan berkata, "Tuhanmu tidak melarangmu dari mendekati pohon itu, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal di surga."
Pintu tipu
daya terbesar adalah ketika Iblis berhasil mengidentifikasi keinginan Adam dan
Hawa untuk kekal di surga. Demikian dikatakan oleh Ibnu Qoyyim. Keinginan…,
itulah yang banyak menjadi pintu tipu daya setan. Seperti maklum, setan menggoda
Anak Adam melalui aliran darah. Ia mencapai nafsu manusia dengan merasuk dan
menanyainya, termasuk menanyai apa yang disukai dan apa yang tak disukai; apa
yang diingini dan apa yang tak diingini. Anak Adam banyak terperdaya melalui
pintu ini. Setelah iblis berhasil mengendus keinginan moyang kita, ia menerapkan politik berikutnya. Apa itu? ia berkedok menjadi penasihat bagi keduanya. Tidak tanggung-tanggung, untuk meyakinkan Adam dan Hawa, ia harus bersumpah dengan nama Allah. Untaian kalimatnya pun dibuat simpatik, Waqaasamahumaa innii lakumaa la-minan-naasihiin (Dia bersumpah kepada keduanya, 'Sesungguhnya saya termasuk orang yang memberi nasehat kepada kalian berdua....').
Sebuah ungkapan yang membuai, Ada penegasan dengan sumpah (waqaasamahumaa) , ada penegasan dengan kata sesungguhnya (inni), unsur objek dikedepankan dari subjek (lakumaa sebelum naasihin) yang mengandung makna pengkhususan, sehingga ayat tersebut bisa bermakna, "Nasihatku kuberikan khusus untuk kalian berdua, dan manfaatnya kembali kepada kalian berdua, bukan kepadaku."
Pekerjaan menasihati juga diungkapkan dengan isim fa'il yang menunjukkan sifat, dan bukan fi'il yang menunjukkan kejadian yang baru terjadi, sehingga ia dapat dimaknai: memberikan nasihat adalah sifat, watak, dan profesiku, bukan hal yang bersifat insiden.
Iblis juga menggambarkan dirinya sebagai salah satu dari banyak penasihat (laminan-naasihin), dengan begitu seolah dia berkata, "Banyak orang menasihatimu dalam hal ini, sedangkan aku hanya salah seorang dari mereka." Ini serupa dengan ungkapan, "Semua orang sependapat denganku dalam masalah ini, dan aku hanyalah salah seorang yang menyuruhmu berbuat begitu."
Singkatnya, iblis menggunakan politik meyakinkan, membesarkan hati, dan memberikan solusi untuk sebuah tindakan membohongi, menipu, dan memperdaya. Untuk meyakinkan, ia tampil sebagai pemberi nasihat atau konsultan profesional, yang pendapatnya diklaim mewakili pendapat kebanyakan. Bahkan, untuk menipu Adam dan Hawa, Iblis perlu menjuluki pohon larangan dengan pohon kekekalan, seperti dalam firman Allah, "Setan berkata: 'Wahai Adam, maukah kutunjukkan kepadamu pohon kekekalan (syajaratul khuldi) dan kerajaan yang tidak akan binasa'?" (Thaha: 120).
Politik Iblis banyak ditiru pengikut-pengikutnya. Termasuk pengikutnya dari golongan manusia. Ada politik "penghalusan" semacam di atas. Kemungkaran banyak dijuluki dengan nama cantik. Judi dinamakan adu ketangkasan. Dahulu, judi bahkan dinamakan sumbangan dana sosial; pelacur dijuluki wanita idaman; riba disebut bunga; pengingkaran terhadap ayat dinamakan kontekstualisasi; penyelewengan Alquran diklaim membumikan Alquran; pembantaian penduduk sipil disebut penegakan demokrasi. Memerangi Islam disebut memerangi teroris, dan seterusnya.
Mendompleng keinginan orang juga lazim digunakan para pengikut setan. Jika mereka bermaksud mempengaruhi orang, agar maksud jahatnya terwujud, mereka memulai menyinggung keinginan, kemauan, dan kebutuhan orang yang dipengaruhi, seperti keinginan Adam dan Hawa untuk kekal di surga. Kadang "singgungan" itu berupa rangsangan untuk menuju keinginan, kadang keinginan itu sendiri yang dipenuhi sebagai semacam "suapan". Betapa banyak misionaris yang membujuk umat Islam dengan kedok bantuan-bantuan kemanusiaan, terutama saat mereka tertimpa musibah atau terdesak kebutuhan. Juga betapa sering bangsa Barat memperalat pemerintahan negeri-negeri Islam untuk memerangi orang Islam dengan iming-iming yang menggiurkan atau yang lazim disebut dengan politik stick and carrot.
Sebagaimana Iblis berkedok menjadi penasihat profesional, para pengikutnya di era modern juga demikian. Penasihat yang memberikan arahan dan solusi. Jika iblis melegalisasi profesionalismenya dengan sumpah atas nama Allah, dan dengan penguatan-penguatan lain, para penasihat modern tampil dengan performa yang meyakinkah, kredibel, bonafid, dan sejenisnya karena sebelumnya memang telah diopinikan demikian. Maka, ketika sebuah negara sakit, mereka tampil menjadi dokter. Orang sakit tentu susah dan kurang etis jika membantah sang dokter, tak peduli diagnosanya keliru, juga tak peduli obat yang diberikan racun sekalipun. Betapa banyak negeri yang sami'na waata'na didikte oleh lembaga semacam IMF dengan dalih penyelamatan, meskipun sesungguhnya penjerumusan.
Jika setan suka mengatasnamakan orang banyak (sesungguhnya aku salah satu pemberi nasihat), setan modern demikian juga. Untuk menjustifikasi kemauannya, ia perlu menyatakan bahwa ia didukung oleh banyak pihak. Meski kadang dukungan tersebut lebih bersifat klaim, misalanya penganugerahan nobel perdamaian dan sejenisnya. Bukankah pada era modern opini media massa yang membentuk fakta dan bukan fakta yang membentuk opini? Contoh menarik dewasa ini adalah daftar kelompok teroris versi PBB yang diklaim atas masukan banyak negara, seolah daftar tersebut mewakili aspirasi mayoritas penduduk dunia.
Akhirnya, marilah kita berlindung kepada Allah dari tipu daya setan, seperti diajarkan Allah dalam Alquran, "Katakanlah: 'Aku berlindung dari Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahaan bisikan setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. Dari golongan jin dan manusia'." (An-Naas: 1 - 6). (Abu Zahrah).
Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia
Al-Walahan : Setan Spesialis Wudhu
Fiqih
Quran & Hadist Oleh : Redaksi 04 Aug, 04 - 9:00
pm
Bisa kita bayangkan, bagaimana
canggihnya seorang pencuri kendaraan bermotor jika setiap hari yang dipelajari
dan dikerjakan adalah mencuri motor. Ada juga pencuri spesialis elektronik, dia
paling ahli soal bagaimana menggondol barang elektronik di rumah orang yang
sedang lengah. Ternyata, iblis juga memiliki bala tentara yang dibekali
ketrampilan khusus dan ditugasi pekerjaan yang khusus pula. Iblis menggoda
manusia di setiap lini, dan di setiap lini dia siapkan setan-setan ‘spesialis’
yang pakar dalam bidangnya.Dalam hal wudhu misalnya, ada jenis setan khusus yang beraksi di wilayah ini. Pekerjaannya fokus untuk menggoda orang-orang yang wudhu sehingga menjadi kacau wudhunya. Setan spesialis wudhu ini disebut Nabi dengan ‘Al-Walahan’. Nabi bersabda:
"Pada wudhu itu ada setan yang menggoda, disebut dengan Al-Walahan, maka hati-hatilah terhadapnya." (HR Ahmad)
Setan ini menggoda tidak hanya mengandalkan satu jurus saja untuk memperdayai mangsanya. Untuk masing-masing karakter pelaku wudhu, disiapkan satu jurus untuk melumpuhkannya.
Waspadai Setiap Jurusnya
Sebagian dipermainkan setan hingga sibuk mengulang-ulang lafazh niat. Saking sibuknya mengulang, ada yang rela ketinggalan rekaat untuk meng’eja’ niat. Niat memang harus dilazimi bagi setiap hamba yang hendak melakukan suatu kativitas. Akan tetapi, tak ada secuil keteranganpun dari Nabi yang shahih menunjukkan sunahnya melafazkan niat. Bahkan tidak ada dalil sekalipun berupa hadits dha’if, mursal, atau yang terdapat di musnad maupun perbuatan sahabat yang menunjukkan keharusan atau sunahnya melafazkan niat.
Dalil yang biasa dipakai adalah hadits Nabi "segala sesuatu tergantung niatnya." Hadits ini tidak menunjukkan sedikitpun akan perintah melafazkan niat. Jika hadits ini dimaknai sebagai niat yang dilafazkan, berarti untuk setiap amal shalih baik menolong orang tenggelam, belajar, bekerja dan aktivitas lain menuntut dilafazkan niat. Apakah orang yang melafazkan niat ketika wudhu juga melafazkan niat ketika melakukan aktivitas amal yang lain? Kalau saja itu baik, tentunya Nabi dan para sahabat melakukannya.
Sebagian lagi digoda setan sehingga asal-asalan ketika melakukan wudhu. Dia membiarkan anggota tubuh yang mestinya wajib dibasuh, tidak terkena oleh air. Nabi mengingatkan akan hal ini dengan sabdanya:
"Celakalah tumit dari neraka." (HR Al-Bukhari dan Muslim)
Untuk menangkal godaan ini, wajib bagi kita mengetahui, manakah anggota tubuh yang wajib dibasuh atau diusap. Allah telah menjelaskan dalam firman-Nya:
"Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan mata kaki ..." (QS. al-Maidah : 6)
Syaikh Utsaimin menyebutkan bahwa ‘istinsyaq’ atau memasukkan air ke hidung kemudian istinsyar (mengeluarkannya) hukumnya wajib karena hidung termasuk bagian dari wajah yang dituntut untuk dibasuh.
Telinga juga wajib untuk diusap karena termasuk bagian dari kepala sebagaimana hadits Nabi: al-udzun minar ra’si, telinga adalah bagian dari kepala.
Boros Menggunakan Air
Asal-asalan berwudhu adalah jurus setan yang diarahkan bagi orang yang malas. Sedangkan untuk orang yang antusias dan bersemangat, ‘al-walahan’ memiliki jurus yang lain. Yakni dia menggoda agar orang yang wudhu terlampau boros menggunakan air. Timbullah asumsi bagi orang yang berwudhu, semakin banyak air, maka semakin sempurna pula wudhunya. Padahal anggapan ini bertentangan dengan sunnatul huda. Bahkan Nabi mengingatkan umatnya akan hal itu. Beliau bersabda:
"Sesungguhnya akan ada di antara umat ini yang melampaui batas dalam bersuci dan berdoa." (HR Abu Dawud, Ahmad, dan An-Nasa’i, sanadnya kuat dan dishahihkan oleh Al-Albani).
Ada pula hadits menyebutkan, tatkala Nabi melewati Sa’ad yang tengah berwudhu beliau bersabda: "Janganlah boros dalam menggunakan air." Sa’ad berkata: "Apakah ada istilah pemborosan dalam hal air?" beliau menjawab: "Ya, meskipun engkau (berwudhu) di sungai yang mengalir." (HR Ibnu Majah dan Ahmad). Ibnul Qayyim menyebutkan hadits ini dalam Zaadul Ma’ad, begitu pula Ibnul Jauzi dalam kitabnya "Talbis Iblis", hanya saja Syaikh Al-Albani menyatakan ini sebagai hadits dha’if, begitu pula dengan Al-Bushiri dalam Al-Zawa’id.
Yang baik adalah kita tidak boros dalam menggunakan air, termasuk ketika berwudhu. Namun bukan berarti boleh meninggalkan sebagian anggota yang wajib untuk dibasuh.
Ragu-Ragu Ketika Berwudhu
Jurus lain yang ditujukan bagi orang yang kelewat semangat dalam hal wudhu adalah, setan menanamkan keraguan kepada orang yang berwudhu. Ketika orang itu selesai wudhu, dibisikkan di hatinya keraguan akan keabsahan wudhunya. Agar orang itu mengulangi wudhunya kembali dan hilanglah banyak keutamaan seperti takbiratul uula maupun shalat jama’ah secara umum.
Telah datang kepada Ibnu Uqail seseorang yang terkena jurus setan ini. Dia menceritakan bahwa dirinya telah berwudhu, kemudian dia ulangi wudhunya karena ragu, bahkan dia menceburkan diri ke sungai, setelah keluar darinya diapun masih ragu akan wudhunya. Dia bertanya: "Dalam keadaan (masih ragu) seperti itu apakah saya boleh shalat?" Ibnu Uqail menjawab: "Bahkan kamu tidak lagi wajib shalat."
Ya, tak ada orang yang melakukan seperti itu kecuali orang yang hilang ingatan, sedangkan orang yang hilang ingatan tidak terkena kewajiban. Wallahu a’lam. (Majalah Ar risalah)
Hikmah Diciptakannya Setan
Fiqih Quran & Hadist Oleh : Redaksi 05 Oct, 04 - 11:41 amRuswanto Syamsuddin
Akhir-akhir ini
kisah-kisah misteri/mistik marak sekali ditayangkan di televisi kita. Hampir
setiap malam pemirsa disuguhi kisah dan cerita misteri/mistik dalam bentuk dan
cara yang berbeda-beda. Seolah-olah 'kisah dunia lain itu lebih penting dari
dunia nyata yang kita hadapi sehari-hari dengan susah payah karena keterpurukan
bangsa ini di segala bidang kehidupan.Penayangan kisah-kisah misteri dan mistik ini sudah sangat berlebihan, sangat mengganggu dan mempengaruhi jiwa masyarakat. Saking keterlaluannya sampai mengundang keprihatinan para ulama dan para tokoh nasional. Mereka telah menghimbau dan melayangkan surat supaya insan pertelevisian kita menghentikan tayangan-tayangan tersebut, tetapi tampaknya tidak digubris. Buktinya penayangan kisah-kisah misteri itu malah makin menjadi-jadi.
Jika dikaitkan dengan peran setan, agaknya ini adalah salah satu daya upaya setan untuk merusak akidah umat manusia, agar manusia lebih takut kepada setan daripada kepada Allah, dan agar manusia mengabdi kepada setan demi kejayaan setan.
Apa Itu Setan?
Setan (Syaithan) berasal dari kata kerja syathana yang mengandung arti menyalahi, menjauhi. Setan artinya pembangkang pendurhaka. Secara istilah, setan adalah makhluk durhaka yang perbuatannya selalu menyesatkan dan menghalangi dari jalan kebenaran (al-haq). Makhluk durhaka seperti ini bisa dari bangsa jin dan manusia (QS. 114: 1-6/QS. 6:112). Makhluk yang pertama kali durhaka kepada Allah adalah iblis. Maka iblis itu disebut setan. Keturunan iblis yang durhaka juga disebut setan (QS. 2 : 36/4 : 118).
Dalam menggoda manusia, setan dari bangsa jin itu masuk ke dalam diri manusia, membisikkan sesuatu yang jahat dan membangkitkan nafsu yang rendah (syahwat). Selain menggoda dari dalam diri manusia, setan juga menjadikan wanita, harta, tahta, pangkat dan kesenangan duniawi lain sebagai umpan (perangkapnya, Dihiasinya Kesenangan duniawi itu dihiasinya sedemikian menarik hingga manusia tergoda, terlena, tertutup mata hatinya, lalu memandang semua yang haram jadi halal. Akhirnya manusia terjerumus ke dalam lembah kemaksiatan/ kemungkaran. Maka manusia yang telah mengikuti ajakan setan, menjadi hamba setan, dalam al-Quran juga disebut setan (QS. 38 : 37-38) dan golongan (partai) mereka juga disebut golongan setan (hizbusy-syaithan - QS. 58 : 19).
Baik setan dari bangsa jin maupun dari bangsa manusia terus menerus berupaya untuk menyesatkan manusia. mereka bahu rnembahu untuk menyebarkan kemungkaran dan kemaksiatan. Mereka kuasai berbagai media, termasuk televisi, mereka sebarkan kisah-kisah misteri dan kemaksiatan demi uang dan kesenangan duniawi tanpa peduli umat manusia rusak atau tidak akidahnya dan akhlaknya. Itulah sumpah setan di hadapan Allah untuk menggoda manusia dari berbagai sudut yang bisa mereka masuki. (QS, 7:17).
Mudharat Tayangan Setan
Dalam Islam sangat jelas bahwa penayangan seperti itu diharamkan, karena: Pertama, tayangan mistik seperti itu mempersubur kemusyrikan, membuat manusia lebih takut kepada setan, khurafat dan tahyul daripada takut kepada Allah. Padahal tidak ada yang bisa memberi manfaat dan mudharat di dunia ini kecuali hanya Allah (QS. 39 : 38), tidak ada daya dan kekuatan kecuali hanya dari Allah. Kedua, tayangan mistik seperti itu adalah bentuk pembodohan masyarakat, hanya membuat bangsa semakin jumud dan terbelakang. Ketiga, tayangan seperti itu sarat dengan praktek perdukunan. Dengan maraknya penayangan kisah-kisah mistik, maka praktek-praktek perdukunan juga semakin marak. Sedangkan perdukunan juga diharamkan dalam Islam. Dan keempat, rezeki yang dihasilkan dari usaha yang diharamkan, maka rezeki itu juga haram dan tidak diberkahi Allah. Oleh karenanya penayangan kemusyrikan itu mestilah dihilangkan karena tidak ada manfaatnya selain mudharat dunia-akhirat.
Hikmah Diciptakannya Setan
Al Quran menjelaskan, Allah SWT menciptakan alam semesta dan semua yang ada di dalamnya, satu pun tidak ada yang batil atau sia-sia (QS Ali Imran : 191). Oleh karena itu Allah menciptakan iblis atau makhluk yang disebut setan Itu, bila dilihat dari sisi nilai ibadah, pada hakikatnya juga ada hikmahnya.
Imam al-Ghazali pernah menyatakan; jika ingin melihat kesalahan/kelemahan kita, carilah pada sahabat karib kita, karena sahabat kitalah yang tahu kesalahan/ kelemahan kita. Jika kita tidak mendapatkannya pada sahabat kita, carilah pada musuh kita, karena musuh kita itu paling tahu kesalahan/kelemahan kita. Sifat musuh adalah selalu mencari kelemahan lawan untuk dijatuhkan.
Demikian pula setan. la selalu mencari kesalahan/kelemahan orang-orang beriman untuk kemudian digelincirkan dengan segala macam cara.
Nah, jika kita telah mcngetahui kesalahan/kelemahan kita, entah dari kawan, lawan, bahkan dari setan, lalu kita memperbaiki diri, insya Allah kita akan menjadi orang baik dan sukses. Jadi, kalau kita berpikir positif, ada juga hikmahnya setan itu buat orang-orang beriman.
Lebih rinci, di antara hikmah dicipta-kannya setan ialah :
1. Untuk menguji keimanan dan komitmen manusia beriman terhadap perintah Allah. Karena setiap orang yang mengaku beriman kepada Allah pasti akan diuji (QS. 29:2). Jika dengan godaan setan seorang mukmin tetap istiqamah dengan keimanannya, maka derajatnya akan ditinggikan oleh Allah dan hidupnya akan bahagia. Tetapi jika ia tergoda dan mengikuti ajakan setan, derajatnya akan jatuh, hina kedudukannya dan dipersulit hidupnya oleh Allah. (QS. 41 : 30-31).
2. Menguji keikhlasan manusia beriman dalam mengabdi kepada Allah,
Allah SWT menjelaskan bahwa Dia menciptakan jin dan manusia tidak lain supaya mereka mengabdi kepada-Nya (QS. 51 : 56). Kemudian setan datang menggoda manusia, membangkit-bangkitkan syahwat kepada kenikmatan duniawi, rnembisikkan ke dalam hatinya angan-angan kosong dan keraguan, supaya manusia lupa terhadap tujuan dan tugas hidupnya di dunia. Jika manusia tetap sadar akan tujuan dan tugas hidupnya di dunia, dia akan tetap ridha menjadi hamba Allah dan mengabdi kepada-Nya. Terhadap hamba Allah seperti ini, setan tidak akan rnampu menggodanya (QS. 15 : 40). Tetapi jika manusia tergoda, pada gilirannya ia akan menjadi hamba setan.
3. Untuk meningkatkan perjuangan di jalan Allah.
Sebab tanpa ada setan yang memusuhi kebenaran, maka tidak akan ada semangat perjuangan (jihad) untuk mempertahankan kebenaran. Sedangkan jihad di jalan Allah juga merupakan bukti penting manusia beriman dan ridha sebagai hamba Allah.
4. Allah hendak memberi pahala yang lebih besar kepada para hamba-Nya.
Semakin besar godaan setan kepada manusia dan dia mampu menghadapinya dengan baik, maka semakin besar pahalanya di sisi Allah (QS. 3 : 195).
5. Agar manusia waspada setiap saat, selalu memperbaiki kesalahan, meningkatkan kualitas ibadah dengan bertaqarrub kepada Allah.
Karena setan senantiasa mengintai kelengahan manusia. Sekejap saja manusia lengah, setan akan masuk, lalu mengacaukan hati dan syahwat. Tapi orang yang selalu waspada, akan senantiasa ingat kepada Allah sehingga setan tidak punya kesempatan untuk mengganggunya.
Jadi, bagi orang yang sudah kuat imannya, gangguan setan itu tidak akan merusak ibadahnya. tetapi malah mempertinggi kualitas iman dan ibadahnya. Masalahnya, tayangan-tayangan setan yang makin marak di televisi, tidak ditonton oleh mereka yang telah kuat imannya, melainkan oleh masyarakat dari berbagai lapisan umur dan kadar iman yang terbanyak masih memerlukan bimbingan. Bagi mereka ini, tayangan-tayangan itu sangat kontra produktif, bahkan bisa mendangkalkan iman mereka. Apakah ini tidak terpikirkan oleh insan pertelevisian kita?
Kamis, 12 Januari 2012
Fiqih Quran & Hadist Swaramuslim.net Okt 2004 - Maret
2006
Kompilasi chm: pakdenono [ wewewepakdenonodotkom ], mohon maaf bila ada yg terlewat
Kompilasi chm: pakdenono [ wewewepakdenonodotkom ], mohon maaf bila ada yg terlewat
Selasa, 10 Januari 2012
Untuk koleksi video murottal Al Quran Juz 30 terjemah per kata dengan qori’ Ahmad Saud bisa di download disini Video Murottal Al Quran Terjemah Perkata Ahmad Saud Juz 30
Ahmed Saoud – 085 – Al-Buruj.mp3 20-Feb-2010 06:34 2.9MAhmed Saoud – 086 – At-Tariq.mp3 20-Feb-2010 08:47 1.7M
Ahmed Saoud – 087 – Al-A’la.mp3 20-Feb-2010 06:34 1.7M
Ahmed Saoud – 088 – Al-Ghashiyah.mp3 20-Feb-2010 06:34 2.7M
Ahmed Saoud – 089 – Al-Fajr.mp3 20-Feb-2010 06:34 3.4M
Ahmed Saoud – 090 – Al-Balad.mp3 20-Feb-2010 06:34 1.9M
Ahmed Saoud – 091 – Ash-Shams.mp3 20-Feb-2010 08:47 1.4M
Ahmed Saoud – 092 – Al-Lail.mp3 20-Feb-2010 08:47 1.8M
Ahmed Saoud – 093 – Ad-Duha.mp3 20-Feb-2010 06:34 1.1M
Ahmed Saoud – 094 – Ash-Sharh.mp3 20-Feb-2010 08:47 765K
Ahmed Saoud – 095 – At-Tin.mp3 20-Feb-2010 06:34 920K
Ahmed Saoud – 096 – Al-’alaq.mp3 20-Feb-2010 06:34 1.7M
Ahmed Saoud – 097 – Al-Qadr.mp3 20-Feb-2010 08:47 764K
Ahmed Saoud – 098 – Al-Baiyinah.mp3 20-Feb-2010 06:34 2.0M
Ahmed Saoud – 099 – Az-Zalzalah.mp3 20-Feb-2010 08:47 945K
Ahmed Saoud – 100 – Al-’adiyat.mp3 20-Feb-2010 06:34 1.1M
Ahmed Saoud – 101 – Al-Qari’ah.mp3 20-Feb-2010 06:34 1.0M
Ahmed Saoud – 102 – At-Takathur.mp3 20-Feb-2010 08:47 971K
Ahmed Saoud – 103 – Al-’asr.mp3 20-Feb-2010 06:34 508K
Ahmed Saoud – 104 – Al-Humazah.mp3 20-Feb-2010 08:47 1.0M
Ahmed Saoud – 105 – Al-Fil.mp3 20-Feb-2010 06:34 776K
Ahmed Saoud – 106 – Quraish.mp3 20-Feb-2010 06:34 676K
Ahmed Saoud – 107 – Al-Ma’un.mp3 20-Feb-2010 06:34 852K
Ahmed Saoud – 108 – Al-Kauthar.mp3 20-Feb-2010 06:34 421K
Ahmed Saoud – 109 – Al-Kafirun.mp3 20-Feb-2010 08:47 905K
Ahmed Saoud – 110 – An-Nasr.mp3 20-Feb-2010 08:47 623K
Ahmed Saoud – 111 – Al-Masad.mp3 20-Feb-2010 06:34 691K
Ahmed Saoud – 112 – Al-Ikhlas.mp3 20-Feb-2010 06:34 385K
Ahmed Saoud – 113 – Al-Falaq.mp3 20-Feb-2010 08:47 537K
Ahmed Saoud – 114 – An-Nas.mp3 20-Feb-2010 06:34 703K
Mengajari anak untuk menghafal Al Quran
tentu merupakan kewajiban masing masing orang tua. Alhamdulillah dengan
koleksi video murottal Al Quran Juz 30 terjemah per kata dengan qori’
Ahmad Saud yang sekarang sudah ada di iLmoe diharapkan dapat membantu
proses menghafal anak anak agar lebih cepat. Karena mereka dapat
menghafalnya dengan telinga, mata, dan otak dalam waktu yang bersamaan.
Koleksi video murottal Al Quran Juz 30 terjemah per kata dengan qori’
Ahmad Saud bisa di download disini Video Murottal Al Quran Terjemah Perkata Ahmad Saud Juz 30
Semoga bermanfaatLink di bawah ini menuju artikel yang sama
ahmad saud, Murotal, ahmad saud 30 juz, juz amma, murottal juz 30, ahmad saud juz 30, juz amma mp3, juz amma anak, murotal ahmad saud mp3, ahmad saud juz amma, murrotal, murotal ahmad saud 30 juz, murotal juz 30, facebook, mp3 juz amma, muratal, download murottal anak 30 juz, free download mp3 ahmad saud, murotal al quran ahmad saud, ahmadsaud,Bacaan Muratal ahmad saud
Berikut ini adalah beberapa bacaan Al-Quran (murotal) dari seorang qari’ yang masih anak-anak bernama Ahmad Saud. Mengingat banyak yang meminta insya Allah kami bagi lik downloadnya. Semoga bermanfaat. Barokallohu fiikum.Surat Adh Dhuhaa [Download MP3]
Surat Al Furqan [Download MP3]
Surat Asy Syams [Download MP3]
Surat Yaasin 1-12 [Download MP3]
Surat Ar Rahman 1-15 [Download MP3]
Surat Al Ahzab [Download MP3]
Surat An Naba’ dan An Nazi’at [Download MP3]
Surat Al Muzzamil [Download MP3]
Surat At Tiin dan Al ‘Alaq [Download MP3]
Surat Qaaf [Download MP3]
Surat Ath Thuur [Download MP3]
|
رقم السورة
|
السورة
|
Link Download MP3
|
|
85
|
البروج
|
|
|
86
|
الطارق
|
|
|
87
|
الأعلى
|
|
|
88
|
الغاشية
|
|
|
89
|
الفجر
|
|
|
90
|
البلد
|
|
|
91
|
الشمس
|
|
|
92
|
الليل
|
|
|
93
|
الضحى
|
|
|
94
|
الشرح
|
|
|
95
|
التين
|
|
|
96
|
العلق
|
|
|
97
|
القدر
|
|
|
98
|
البينة
|
|
|
99
|
الزلزلة
|
|
|
100
|
العاديات
|
|
|
101
|
القارعة
|
|
|
102
|
التكاثر
|
|
|
103
|
العصر
|
|
|
104
|
الهمزة
|
|
|
105
|
الفيل
|
|
|
106
|
قريش
|
|
|
107
|
الماعون
|
|
|
108
|
الكوثر
|
|
|
109
|
الكافرون
|
|
|
110
|
النصر
|
|
|
111
|
المسد
|
|
|
112
|
الإخلاص
|
|
|
113
|
الفلق
|
|
|
114
|
النّاس
|
| 11 |
Ahmad Saud Al-Ikhlas mp3 download from server5.mp3quran.net |
| 12 |
Ahmad Saud - al-qoriah mp3 download from 4shared.com |
| 13 |
Ahmad Saud - al-qoriah mp3 download from 4shared.com |
| 14 |
Ahmad Saud Al-Baiyinah mp3 download from mp3quran.net |
| 15 |
Ahmad Saud Al-Baiyinah mp3 download from server5.mp3quran.net |
| 16 |
Murottal Anak Al Quran Surat Al Ahqaaf Ahmad Saud mp3 download from statics.ilmoe.com |
| 17 |
Saud Al Shuraim Abdul Rahman Al Fatiha mp3 download from quranurdu.com |
| 18 |
101 Al Qoriah Ahmad Saud mp3 download from 4shared.com |
| 19 |
Al-Quran Surah Lukman- Ahmad Saud mp3 download from 4shared.com |
| 20 |
Al-Quran Surah Lukman- Ahmad Saud mp3 download from 4shared.com |
please wait...
| |
| 01 |
Ahmad Saud Al- Adiyat mp3 download from 174.36.196.142 |
| 02 |
Ahmad Saud Al- Alaq mp3 download from server5.mp3quran.net |
| 03 |
Ahmad Saud Al- Asr mp3 download from cnweblog.com |
| 04 |
Ahmad Saud Al-Buruj mp3 download from 174.36.196.142 |
| 05 |
Ahmad Saud Al-Ikhlas mp3 download from 174.36.196.142 |
| 06 |
Ahmad Saud Al-Lail mp3 download from server5.mp3quran.net |
| 07 |
Ahmad Saud Al-Buruj mp3 download from mp3quran.net |
| 08 |
Ahmad Saud Al-Buruj mp3 download from server5.mp3quran.net |
| 09 |
Ahmad Saud Al-Masad mp3 download from server5.mp3quran.net |
| 10 |
Ahmad Saud Al-Kafirun mp3 download from server5.mp3quran.net |
Langganan:
Postingan (Atom)



